Rahasia Penggalian di Bawah Mesjid Al-Aqsha

Beberapa artikel membutuhkan Kearifan saat menelaahnya, namun anda bisa membantu perkembangan Blog ini dengan memberi 10 detik waktu anda untuk berbagi..... posted by Muhtar Yahya

Penggalian di Bawah Al-Aqsha Dilanjutkan

Pemerintah Yordania baru-baru ini meminta Israel menjelaskan mengenai dilanjutkannya proyek penggalian terowongan di bawah masjid Al-Aqsha (pintu Al-Maghariba), dengan dalih untuk mencari salah satu bagian dari Kuil Sulaiman yang mereka klaim.

Menteri Penerangan dan Komunikasi Yordania waktu itu, Nasher Gauda menegaskan bahayanya penggalian terowongan yang dilakukan Israel di pintu Al-Maghariba di bawah masjid Al- Aqsha. Wilayah Islam di kota Al-Quds merupakan tanah wakaf Islam, ujarnya. Dia mengisyaratkan bahayanya langkah-langkah Israel yang menyerang wakaf Islam di sana.

Pada kesempatan itu, Gauda juga menegaskan Yordania monolak sama sekali langkah sepihak apapun yang dilakukan Israel di Al-Quds timur yang merupakan bagian tanah Palestina terjajah. Langkah Israel ini bertentangan dengan undang undang internasional dan asas-asas proses perdamaian.


Sebelumnya, Komisi Islam Kristen untuk Menjaga Tempat-tempat Suci Islam dan Kristen di Al-Quds, sebelumnya telah mengingatkan mengenai penggalian terowongan ini. Dalam pernyataannya komisi ini mengisyaratkan bahwa langkah Israel ini bisa mengakibatkan hancurnya masjid Al-Aqsha secara keseluruhan.
Berita penggalian kembali terowongan itu terungkap antara lain melalui foto-foto satelit yang diambil kantor berita Aljazeera beberapa bulan sebelumnya. Sejumlah foto baru menunjukkan Israel terus melakukan penggalian terowongan di Yerussalem lama dan sekitarnya. Dalam foto-foto itu terlihat adanya sejumlah lubang baru yang dibuat oleh Israel di kota Jerussalem atau Al-Quds. Galian yang paling besar adalah sebuah lorong yang tampaknya barusaha digali memanjang antara lokasi Maghariba-lokasi yang saat ini secara terang-terangan akan dihancurkan Israel-hingga lokasi Aen Salwan. Terowongan ini menghubungkan antara kota Salwan Palestina dengan tembok Al-Buraq yang dinamakan oleh orang Yahudi sebagai Tembok Ratapan.


Yang dimaksud dengan Masjid Al-Asha adalah areal yang dikelilingi pagar yang terletak di dalam pagar Al-Quds di sebalah timur dan selatanya. Adapun pagar sebelah timurnya menyatu dengan pagar al-Quds dan bagian baratnya lebih dekat dengan tembok bagian timur Al-Quds yang juga menyatu.

Sementara di sebelah selatan barat dan bagian utaranya merupakan pagar khusus yang berada di dalam kota yang membentuk masjid agak bengkok. Ia punya empat sudut salah satunya berjarak 491 m. sebelah timurnya 462 m. dan yang paling pendek berada di sebelah selatan 281 dan utara 330 m. Masjid seluas 142 hektare ini terletak di dataran tinggi Baitul Maqdis yang dikelilingi pagar. Masjid Al-Aqsha adaah satu-satunya masjis yang ada di dunia ini yang dipenuhi sejumlah bangunan di sekililingnya. 

 sumber infopalestina