Mengetahui Cara Kerja Intelijen

Oleh Fahmi Amhar pada 05 September 2011 jam 10:32

Tulisan ini saya buat untuk orang-orang yang "semi-paranoid", penakut sekali, karena menyangka Facebook ini alat intelijen sehingga menolak baik untuk menggunakan nama sebenarnya maupun mengisi data di Facebook dengan selengkapnya, apalagi ditambah foto diri. Mereka minta di-add, tetapi tidak equal (setara). Mereka mengenal kita (yang alhamdulillah profile-nya lengkap), tetapi kita tidak mengenal mereka. Wah, jadi rupanya kita diajak berteman dengan hantu ... :-)

Saya tahu sedikit-sedikit tentang cara kerja intelijen. Kalau anda ingin tahu lebih mendalam, banyak buku tentang itu, misalnya yang favorit saya adalah "By Way of Deception" karya Victor Ostrovsky.

Bagaimana intelijen bekerja melalui dunia maya?
Perlu kita ketahui, di dunia maya bersliweran triliyunan informasi setiap hari, baik melalui email, web, facebook, twitter, dsb. Sekalipun intelijen bisa menyadap semua jalur internet, tetapi terlalu banyak itu untuk dibaca semua oleh suatu dinas intelijen, sekalipun disana bekerja ribuan orang. Oleh karena itu, mereka tidak akan bekerja acak, tetapi dengan alur sistematika tertentu.

1. Mereka hanya akan memonitor orang-orang yang dibidik dulu. Misalnya tokoh-tokoh politik. Mereka tidak akan buang waktu untuk menguntit anda yang hanya seorang mahasiswa / pemula, kecuali mereka tahu anda dekat dengan tokoh yang sedang dibidik. Orang-orang yang sudah biasa tampil di depan publik sebagai wakil dari suatu gerakan politik pastilah ada file-nya di kalangan intelijen. Kalau di Muhammadiyah: tokoh seperti Dien Syamsuddin, atau di HTI: tokoh seperti Ismail Yusanto, pasti ada filenya yang cukup tebal di intelijen. Sayapun, karena beberapa kali tampil sebagai pembicara di acara-acara yang berbau politik, meskipun sebagai akademisi, pastilah ada filenya di intelijen sana, bahkan saya yakin, file itu tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di-share di komunitas intelijen internasional.

2. Mereka akan memonitor arus informasi dari dan ke tokoh-tokoh yang dibidik itu, untuk melihat pola. Ini ada teori dalam ilmu sosiometri, yaitu mengukur tingkat kedekatan antar manusia. Orang-orang yang memiliki kedekatan pastilah lebih tinggi frekuensi komunikasinya dibanding yang tidak. Jadi, kalau anda lebih sering membuka wall-saya, mengirim respon (komentar, thumb) atau message ke saya, atau bahkan mengirim e-mail ke saya, maka secara umum anda dianggap memiliki kedekatan dengan saya, sekalipun anda menggunakan nama palsu. Mereka tidak perlu tahu isi pesan kita, tetapi mereka tahu kita ini "dekat".

3. Sulitkah melacak orang sebenarnya yang menggunakan nama palsu? SAMA SEKALI TIDAK SULIT. Ada teknologi yang disebut "Computer-Forensic". Setiap kita menggunakan komputer, kita pasti meninggalkan jejak. Jejak itu berasal dari IP-address dan CPU-ID komputer yang kita pakai. Karena itu, polisi bisa melokalisir posisi teroris, sekalipun mereka login dari warnet, kecuali kalau mereka setiap saat pindah warnet, dan memakainya tidak lebih dari 15 menit. Lima belas menit adalah waktu yang dibutuhkan polisi untuk bergerak menuju warnet tersebut, kecuali warnet itu diam-diam sudah dikepung. Demikian juga bila kita mengakses dari handphone. Sekalipun kita setiap saat berganti sim-card, dan registrasi dengan nama palsu, kalau kita memakainya agak lama, kita tidak terlalu sulit untuk dilokalisir.

4. Jadi, menggunakan nama palsu tidak banyak menolong kalau anda sudah dibidik oleh intelijen. Tokoh-tokoh yang menyadari dirinya menjadi target, tidak akan menggunakan trik itu. Trik yang tepat adalah menggunakan teknologi enkripsi (persandian) setiap mereka mengirim pesan rahasia ke tokoh lain. Itu jika isi pesan itu memang rahasia. Kadang-kadang mereka menggunakan clear-text, tetapi menyamarkan beberapa kata tertentu, sehingga kalau disaring oleh mesin pencari, akan didapat terlalu banyak hasil sehingga tetap tidak menolong si intel itu. Bayangkan anda mencari kata "000" dengan Google, anda akan mendapat 2,5 Milyar hasil, yang sebagian besar jelas tidak relevan dengan yang anda cari.

5. Adanya Google, Yahoo, Facebook, Twitter dsb memang memudahkan intelijen untuk mendapatkan gambaran profil seseorang yang pernah "go public". Tapi itu memang risiko bagi orang yang akan memunculkan gagasannya di ruang publik, dan menggunakan internet. Andaikata tidak ingin diprofil dengan mudah oleh intelijen ya caranya gampang juga: 
(1) jangan pernah memunculkan gagasan di ruang publik dalam bentuk apapun; 
(2) jangan pakai internet. Ini biasanya yang digambarkan di cerita-cerita pada tokoh-tokoh kunci sebuah Konspirasi Dunia, mereka yang menjadi otak intelektual justru tidak pernah dikenal orang dan tidak pernah pakai internet. Konon maximum hanya 3 orang yang mengenal sang Big-Boss ini secara langsung; Dan 3 orang itu harus siap untuk dibunuh kalau sampai tertangkap, untuk tetap menutup jalur ke Big-Boss ... Apakah anda berpikir anda sudah pantas jadi Big-Boss konspirasi dunia?Sehingga anda keberatan memberikan nama & profile sebenarnya di Facebook?

Tapi kalau anda bukan seperti itu, maka anda hanya seorang pengecut, yang sekali-sekali mungkin akan memunculkan komentar yang tidak bertanggungjawab melalui media ini ...

[ ... ]

10 Program Freemasonry Internasional

Freemasonry adalah organisasi Yahudi Internasional, sekaligus merupakan gerakan rahasia paling besar dan paling berpengaruh di seluruh dunia. Freemasonry terdiri dari dua kata yang di satukan. Free artinya bebas atau merdeka, sedangkan Mason adalah juru bangun atau pembangun.

Tujuan akhir dari gerakan Freemason ini adalah membangun kembali cita-cita khayalan mereka, yakni mendirikan Haikal Sulaiman atau Solomon Temple.

Tentang Haikal Sulaiman atau Solomon Temple ini sendiri banyak sumber yang mendefinisikan berlainan. Salah satu tafsir yang paling populer adalah, bahwa Haikal Sulaiman berada di tanah yang kini di atasnya berdiri Masjidil Aqsha.

Mereka meyakini, tahun 1012 Sebelum Masehi (SM), Nabi Sulaiman membangun Haikal di atas Gunung Soraya di wilayah Palestina. Tapi pada tahun 586 SM, Raja Nebukhadnezar dari Babilonia menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Tahun 533 SM, bangunan ini didirikan kembali oleh seorang bernama Zulbabil yang telah bebas dari tawanan Babilonia. Atas kebebasannya itulah, ia membangun kembali Haikal Sulaiman.

Pada tahun ke 70 M, seorang penguasa Romawi menaklukkan Palestina dan membakar serta menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Kerusakan terus-menerus dialami setelah penyerbuan Bangsa Hadriyan. Begitu pula saat kekuasaan Muslim, konon Haikal Sulaiman di hancurkan dan sebagai gantinya didirikan Masjidil Aqsha pada abad ke-7.

Tapi tafsir lain tentang hal ini juga mengartikan Haikal Sulaiman juga sebagai wilayah kekuasan yang luas membentang. Bahkan ada yang menariknya hingga sampai wilayah Khaibar, saat kaum Yahudi diusir di zaman Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Karena itu, mereka meyakini harus menguasai seluruh dunia, bahkan hingga tanah Khaibar, tempat mereka terusir dahulu karena penghianatanya pada Rasulullah dan piagam Madinah.

Dan untuk itulah mereka bekerja dan membangun, yaitu untuk merebut Haikal Sulaiman dan mendirikan kekuasannya secara nyata, serta mempengaruhi pemerintahan dan kekuasan yang mampu mereka pengaruhi. Dan untuk menebar kekuasaan itu, salah satu rintangan besar yang dihadapi oleh gerakan ini adalah agama-agama, terutama agama Samawi atau agama-agama wahyu, Kristen dan Islam.

Perlawanan terhadap organisasi ini terlebih dulu dilakukan oleh kalangan pemimpin gereja. Perlawanan gereja Katholik ini terjadi karena Freemason telah menjadi organisasi tempat berkumpulnya kaum anti-agama. Dalam sebuah artikel berjudul The Earlier Period of Freemasonry yang di Mimar Sinan, Turki, Freemason disebut sebagai tempat berkumpul para anggota Mason yang mencari kebenaran di luar gereja. Dan ini menjadikan awal abad-18 sebagai tahun-tahun yang penuh pertarungan antara gereja Katholik dengan Freemason di Eropa. Sejak awal berdirinya, Fremason telah menyokong kebebasan beragama, sama persis dengan yang terjadi belakangan ini di berbagai negara, liberalisasi keagamaan.

Banyak sumber Freemason menjelaskan bahwa sejarah berdirinya gerakan ini berakar jauh dan bisa dilacak hingga ke masa Ordo Knight of Templar saat perang Salib di Yerusalem, Palestina. Saat Paus Urbanus II, tahun 1095, usai Konsili Clermont menyerukan Perang Suci atau Crusade dan memobilisasi kaum Kristiani di seluruh Eropa untuk turut berperang merebut Yerusalem kembali dari kekuasaan Muslim. Paus Urbanus II membakar emosi massa dengan cara mengabarkan kabar bohong. Ia mengatakan umat Kristen di Palestina telah dibunuh, dibantai dan dibakar di dalam gereja-gereja oleh pasukan Turki Seljuk yang Muslim. Ia juga membakar kemarahan kaum Kristiani dengan mengatakan bahwa kaum kafir (Muslim Turki, pen.) telah dan sedang menguasai makam Yesus Kristus.

Paus Urbanus II menyerukan agar seluruh pertikaian yang terjadi selama ini antar pemeluk dan kesatrian Kristen harus diakhiri, karena ada musuh yang lebih berbahaya dan harus segera dihancurakan: Islam dan kaum Muslimin. Ia juga mengiming-iming dengan bujukan surgawi, bahwa siapa yang berangkat ke medan perang kan dibebaskan dari seluruh dosa dan di jamin akan mendapat surga. Hasilnya, ribuan kaum Kristiani berangkat menuju Palestina dengan kemarahan. Dan setibanya di sana, terjadi pembantaian besar-besaran atas penduduk Yerussalem dan Palestina.

Setelah mereka menguasai tanah Palestina, pasukan Salib yang terdiri dari banyak unsur mulai mendirikan kelompoknya masing-masing. Mereka tergabung dalam ordo-ordo tertentu. Para anggota ordo ini datang dari seluruh tanah Eropa, yang ditampung di biara-biara tertentu dan berlatih cara-cara militer di dalam biara tersebut. Dan satu dari sekian ordo ang sangat mencuat namanya adalah Ordo Knight of Templar.

Sepanjang bisa terlacak, pendiri ordo ini adalah dua kesatria Prancis, yaitu Hugh de Pavens dan Godfrey de St Omer. Spekulasi dari kalangan sejarawan mengatakan, bahwa ada darah-darah Yahudi yang mengalir dalam tubuh dan cita-cita para pendiri Ordo Knigh of Templar. Para perwira tinggi Kristen tersebut, sesungguhnya proses convertion yang mereka lakukan hanyalah cara untuk menyelamatkan diri, dan sesungguhnya mereka masih berpegang teguh pada doktrin-doktrin Yahudi, terutama Kabbalah.

Meski mereka menamakan diri sebagai tentara miskin, sesunguhnya mereka tidak miskin sama sekali. Atau setidaknya, masa miskin itu hanya mereka rasakan di awal-awal berdirinya Knight of Templars. Dalam waktu yang singkat mereka mampu menjadi sangat kaya raya dengan jalan melakukan kontrol penuh terhadap peziarah Eropa yang datang ke Palestiana. Salah satunya adalah dengan cara merekrut anak-anak muda putra para bangsawan Eropa yang tentu saja akan melengkapi anak mereka dengan perbekalan dana yang seolah tak pernah kering jumlahnya. Mereka juga disebut sebagai perintis sistem perbankan ribawi pertama pada abad pertengahan.

Dalam waktu singkat markas Knight of Templar di Prancis menjadi rumah penghimpunan harta terbesar di Eropa. Lambat laun mereka menjadi bankir bagi para Paus dan Raja. Bagaimana tidak cepat kaya, setiap tahunyya King Henry II of England mendonasikan uang untuk menanggung biaya hidup 15.000 tentara Knight of Templar dan juga Knight Hospitaler selama mereka berperang dalam Perang Salib di tahun 1170. Untuk menggambarkan betapa besarnya institusi perbankan yang dijalankan Templar, pada saat itu organisasi ini memiliki 7.000 pegawai lebih hanya untuk mengurusi masalah keuangan. Mereka juga memiliki tak kurang dari 870 istana, kastil, dan rumah-rumah para bangsawan yang terbentang dari London hingga Yerusalem.

Karena ordo ini sangat berkuasa, lambat laun mereka mulai menampakkan ciri aslinya, yakni sebagai penganut Mason. Mereka mengembangkan doktrin dan ajaran mistik, juga kekuatan sihir di biara-biara mereka. Mereka memuja setan dan mendatangkan roh-roh untuk berkomunikasi. Apa yang mereka praktikkan ini disebut sebagai Kabbalah, sebuah tradisi mistik Yahudi kuno yang telah berkembang bahkan sejak zaman sebelum Fir'aun.

Mengetahui hal ini, Raja Prancis Philip le Bel, pada tahun 1307 mengeluarkan seruan untuk menangkap dan membubarkan ordo Knight of Templar karena dituduh telah melakukan bid'ah. Dalam perkembangannya, Paus Clement V turut bergabung untuk memerangi kaum Mason ini dengan mengeluarkan kembali vonis inquisisi. Terjadi banyak penangkapan dan interogasi, dan beberapa pimpinan Ordo Knight of Templar yang bergelar Grand Master (penyebutan ini masih dipakai sebagai tingkat tertinggi dalam gerakan Freemasonry sampai sekarang, pen) ikut menjadi korban. Dari beberapa penangkapan dan interograsi didapatkan keterangan bahwa anggota-anggota Templar telah melakukan kejahatan seksual terhadap beberapa perempuan bangsawan, melakukan sodomi, menyembah kucing, memakan daging teman-teman mereka sendiri yang sudah mati.

Pada tahun 1307, Raja Philip IV memerintahkan penangkapan Jacques de Molay. Dan setelah melalui penyiksaan demi penyiksaan, de Molay mengakui segala ritual bid'ah yang dilakukan oleh Ordo Templar. Pada tahun 1312, Ordo Knight of Templar dilarang dan dibubarkan. Dan atas perintah Gereja dan Raja , dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1314, para pimpinan Templar dihukum mati, termasuk Jacques de Molay, salah satu Grand Master terpenting Ordo Templar. Jacques de Molay sendiri divonis sebagai heretic (bid'ah) atau kafir dan dihukum dengan cara dibakar hidup-hidup di depan raja Philip IV. Dan sebelum menghembuskan napasnya, de Molay mengeluarkan kata-kata bahwa Raja Philip dan Paus Clement harus mengikutinya, mati, dalam waktu satu tahun. Dan sejarah mencatat, Raja Philip IV meninggal tujuh bulan kemudian, disusul Paus Clement sebulan setelah Raja Philip mangkat.

Setelah itu terjadi pemusnahan besar-besaran, sekali lagi atas kaum Yahudi, dan kali ini bermula dengan kasus Knight of Templar atau kaum Mason. Pemusnahan ini tak hanya terjadi di Palestina, tapi juga terjadi di Eropa. Mereka diburu untuk ditangkap dan dibunuh. Sampai akhirnya mereka berhasil melarikan diri dan mendapat perlindungan dari Raja Skotlandia, Robert The Bruce yang dilantik dan menduduki singgasana Raja pada tahun 1306. Dan di tanah baru ini pula mereka menyusun kekuatan kembali. Dan Skotlandia menjadi salah satu yang menentukan dalam perkembangan gerakan Freemason.

Beberapa Anggota Fremason Terkenal di Dunia :
* Enrico Fermi
* Johann von Goethe
* Voltaire
* Duke Ellington
* Rudyard Kipling
* Louis Armstrong
* Winston Churchill
* Giuseppe Garibaldi
* Charles Lindbergh

Beberapa Presiden Amerika Serikat anggota Freemasonry:
o George Washington
o James Monroe
o Andrew Jackson
o Martin Van Buren
o James Polk
o James Buchanan
o Abraham Lincoln
o Andrew Johnson
o James Garfield
o William McKinley
o Theodore Roosevelt
o William Taft
o Warren Harding
o Franklin D. Roosevelt
o Harry Truman
o Lyndon Johnson
o Gerald Ford.

10 Program Freemasonry Internasional

Program Pertama dinamakan “Takkim”, yaitu:

1. Pada masa Isa a.s.

Orang-orang Yahudi dengan segala tipu daya ingin membunuh Nabi Isa a.s. diantaranya fitnahan keji “ingin menjadi Raja Yahudi” yang disampaikan kepada penguasa Romawi. Tetapi Allah Subhanahu wa Ta'ala menyelamatkan Nabi Isa a.s. dan gantinya Yudas tersalib di Golgota. Maka setelah tiadanya nabi Isa a.s., Yahudi berusaha menghancurkan ajaran yang sudah disebarkan dengan “Takkim” yaitu:


  1. Merusak ajarannya yang ada seperti menghalalkan yang haram dan sebaliknya. 
  2. Merusak akidah dengan doktrin Trinitas 
  3. Merusak Injil yang ada dengan Injil palsu 
  4. Saul (Paulus) dijadikan tandingan Nabi Isa a.s

2. Pada Masa Islam

  1. Pada masa Rasulullah orang-orang Yahudi memupuk Munafiqin dan Muhadin. Mereka diantaranya berusaha menfitnah istri Nabi, mengacaukan ajaran Islam, memecah belah kaum Anshor dan Muhajirin. 
  2. Memecah belah Ali r.a dan Muawiyah r.a. sehingga Aisyah turun tangan. 
  3. Membuat ratusan hadist-hadist palsu, memasukkan dongeng Israiliyat merubah penafsiran Al-Quran dan sebagainya 
  4. Mendangkalkan aqidah umat Islam dengan filsafat Yunani sehingga timbul aliran Kerahiban, Tarikat Sufi, Mu’tazilah dan sebagainya. Maka datanglah filsuf-filsuf Islam yang menguraikan akidah Islam dengan jalan filsafat Yunani, menuruti pikiran Aflatun (Plato), Aristun (Aristoteles) dan lainnya. 
  5. Membuat lembaga pendidikan Islam yang dipimpin seorang alim didikan Freemasonry yang menafsirkan Al-Quran dan Al-Hadist dengan alam pikiran Freemasonry 
  6. Menghidupkan sunnah-sunnah jahiliah dengan alasan melestarikan adat istiadat nenek moyang. 
  7. Menjadikan Islam supaya tasyabbuh dengan Nasrani dan agama lain, diantaranya dengan memasukkan bentuk nyanyian Gereja ke Masjid, ulang tahun dan sebagainya

Program Kedua dinamakan “Shada” yaitu; 

Membentuk agama baru dan agama tandingan di seluruh dunia.
Salah satunya yaitu di India ketika Islam bangkit untuk kembali ke Al-Quran dan Hadist dan mengobarkan Jihad fisabilillah, pihak penjajah Inggris bekerja sama dengan Freemasonry mendirikan gerakan anti Jihad. Antara lain yaitu dengan menggalakkan Sufi dengan perantara ulama bayaran anggota Freemasonry. Ditunjuknya seorang Freemason “Mirza Ghulam Ahmad”, ia mendakwakan dirinya sebagai Nabi akhir zaman, Budha Awatara, Krisna, dan semacamnya.

Rabithah Alam Islami yang bersidang di Makkah 14-18 Rabi’ul Awwal 1394 memutuskan bahwa Ahmadiyah itu bukan Islam dan berkaitan dengan Zionisme.

Dan kasus-kasus “aliran sesat Islam” yang beredar di Indonesia seperti shalat dua bahasa, dan lainnya, secara langsung atau tidak berkaitan dengan program Freemasonry

Program Ketiga dinamakan “Parokim”, yaitu;

  1. Membuat gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan (cermati LSM-LSM beraliran “kiri” yang bertentangan secara ideologis dengan LSM-LSM “kanan”, mereka dapat dana gerakan dari mana). Mengembangkan Freemasonry lokal dalam suatu negara dengan nama lokal, tetapi tiada lepas dari asas dan tujuan Freemasonry. (Pertimbangkan Opus Supremus, Rotary Club, Lions Club, JIL, dan sebagainya.) 
  2. Mendukung teori-teori bertentangan. (Cek kelahiran Komunisme dan Fascisme, teori linguistik Behaviourisme dan Transformative-Generative, dll) 
  3. Membangkitkan khurafat dan menyiarkan teori Sigmund Freud (psikologi yang dikembangkan dari naluri sex) dan Charles Darwin (evolusionisme yang banyak dibantah oleh kalangan beragama, dari Islam misalnya Harun Yahya dengan berbagai bukunya, dari Kristen misalnya Caryl Matrisciana dan Roger Oakland dengan bukunya THE EVOLUTION CONSPIRACY: REVEALING THE HIDDEN AGENDA TO DECEIVE MANKIND) sehingga antara antara Ilmu pengetahuan dan agama bersaing, kalah mengalahkan. (cek misalnya dalam novel Dan Brown, ANGELS AND DEMONS)


Program Keempat dinamakan “Libarim”, yaitu;

  1. Melenyapkan etika klasik yang mengekang pergaulan muda-mudi, termasuk melalui penyebaran kebebasan seksual (See? Apakah pergaulan bebas terjadi begitu saja secara KEBETULAN, bukannya tanpa scenario?)  
  2. Menghapus hukum yang melarang kimpoi antar-agama untuk menurunkan generasi bebas agama (salah satu program JIL) 
  3. Pengambangan pendidikan seks di sekolah-sekolah 
  4. Persamaan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal “kedudukan waris” dan “pakaian” (salah satu program JIL) 
  5. Menggembalakan pemuda-pemudi ke dunia khayali, dunia musik, dan narkoba. (see? Pertimbangkan dunia keartisan.) Serta membuat bet satan (rumah setan) untuk menampung pemuda-pemudi kedalamnya. (cermati beberapa diskotik, peredaran narkoba dan miras, diskotik tempat mencari mangsa untuk anggota Gereja Setan yang pernah menggegerkan Jakarta dan Manado.) 
  6. Mengorganisir kaum Lesbian, Gay, (ingat lagi insiden yang dilakukan oleh unsur mahasiswa IAIN Semarang) Lutherian serta pengakuan hak mereka dalam hukum. (cermati komentar-komentar oleh aktivis HAM yang membela mati-matian kepentingan mereka, apakah karena mereka memang ingin memanusiakan “manusia” ataukah kerena berada dalam satu team dengan kepentingan yang sejalan, atau yang lebih parah, apa karena dibayar?

Program Kelima dinamakan “Babill’, yaitu;

Yakni memupuk asas kebangsaan setiap bangsa dan menjaga kemurnian bangsa Yahudi. (Apakah ini sebuah peringatan atau ancaman terhadap anda yang berjiwa “nasionalis”? Apa-apa demi Negara, kapan demi Allah atau demi Agama Islam-nya? Apakah anda yang Nasionalis memahami bahwa kalian itu sedang dipecah belah? Buka mata anda, saudara-saudaraku sesama manusia…)

Program Keenam dinamakan “Onan”, yaitu;

  1. Mengekang pertumbuhan bangsa Goyim (orang selain Yahudi) [pertimbangkan kembali program KB bagi anda umat Islam, dan ingatlah sebuah hadits yang menyuruh muslimin-muslimat untuk mempunyai keturunan yang banyak agar kelak bisa dibanggakan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam diantara umat nabi-nabi yang lain. Baca sebuah buku kecil berjudul UPAYA MUSUH MENGHANCURKAN ISLAM MELALUI KELUARGA BERENCANA karya Sa’duddin as Sayyid Shalih untuk mengetahui busuknya program KB, termasuk hasil riset di Negara-negara barat. 
  2. Menyuburkan perempuan-perempuan Yahudi menjadi peridi. (sungguh terbalik dengan Negara kita misalnya, yang begitu giat mendukung program KB.)

Program Ketujuh dinamakan “Protokol”, yaitu;

Protokol khusus untuk program bangsa Yahudi dalam Suhyuniah (Zionisme) yang dimulai dengan pengantar protokol. Isi protokol adalah tentang rencana Yahudi untuk menguasai dunia, diantaranya penghancuran ekonomi suatu negara, penghancuran moral suatu bangsa dan banyak lagi. Dengan program protokol bangsa Yahudi dapat menjadi penguasa ekonomi dunia, pengatur Politik dan penerangan dunia

Program Kedelapan dinamakan “Gorgah”, yaitu;

  1. Untuk merusak para pemimpin negara, ulama dan partai, mereka harus dijerumuskan dalam pasar seks dengan seribu satu jalan. Pepatah Yahudi mengatakan ”jadikanlah perempuan cantik untuk alat suatu permainan siasat.” (cek kembali skandal Presiden Bill Clinton dengan Monica Lewinsky. Bagaimana dengan Gus Dur dan Ariyanti? Yahya Zaini dan Maria Eva?) 
  2. Membuat jerat dan jala seks bagi seseorang yang terhormat. Jika namanya disiarkan sehingga kehormatannya jatuh. 
  3. Menyebarkan agen Kasisah, yaitu intel Fremasonry untuk menghancurkan martabat lawan di tempat-tempat maksiat. 
  4. Mendirikan gedung perjudian terbesar dan modern. (Las Vegas?) 
  5. Melemahkan pasukan lawan dengan perempuan dan obat khusus. (Cek masalah Vaksinasi yang tidak menyelesaikan masalah tapi justru mengakibatkan masalah kesehatan, atau Fluoride yang tidak hanya membuat gigi rusak tapi juga membuat bodoh, menurut pakar-pakar kesehatan Barat.

Program Kesembilan dinamakan “Plotisme”, yaitu;

  1. Mendidik alim ulama Plotis yang pahamnya terapung ambang. (ustadz gaul yang ganteng, wangi, dan bersuara merdu, yang mengomentari secara positif tayangan khurafat bersampul “hidayah” apakah termasuk golongan ini?) 
  2. Alim ulama plotis itu disebarkan sebagai tenaga pengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga Islam. 
  3. Alim ulama Plotis harus diangkat menjadi anggota kehormatan Freemasonry

Program Kesepuluh dinamakan “Qornun”, yaitu;

  1. Orang-orang yang terpilih yang berbahaya bagi Freemasonry didukung agar menjadi kaya sehingga bergelimang harta, tetapi akhirnya diperas secara halus oleh suruhan Freemasonry 
  2. Memberi dana pendidikan bagi pendidikan agama dalam hal berniaga, bertani, dan sebgainya sehingga mereka sibuk dalam keduniaan. 
  3. Lawan-lawan Freemasonry agar terjerat riba dan bank Freemasonry 
  4. Menghasut dan memberi jalan dengan berbagai cara agar para pejabat bank diluar bank Yahudi melakukan korupsi sehingga bank tersebut hancur dan kelak bank itu dibantu oleh bank Freemasonry dengan ikatan yang kuat. Bank itu akan bersiri kembali dengan tujuh puluh lima persen modal Yahudi. Kemudian pemimpin bank dan karyawan tersebut diberi ajaran Freemasonry dan menjadi anggotanya.

Peringatan Untuk Muslim;

“Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar.” (QS al-Anfal 8:73)

Dari data-data tersebut kita lihat bahwa begitu mendunianya program-program Freemasonry, dan Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memperingatkan ini dalam QS Al Anfaal : 73 bahwa mereka saling bahu membahu dan menjadi pelindung satu dengan lainya, dan pada lafadz "illa taf'aluuhu" Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan kita untuk mengadakan upaya program tandingan Tansiq yaitu penyatuan hati umat islam. Dalam hal ini Ulama Islam sebagai pemegang amanah Para Rasul harus mulai bersatu untuk memimpin dan membangun Program tandingan yang mendunia yang insya Allah pasti akan menghancurkan program-program mereka.

sumber indonesia.faithfreedom.org/forum/freemansory-organisasi-dajjal-t38101/
[ ... ]

Mitos Angka 666 dan Simbol - Simbol Satanisme

Angka 666 dalam bhs Latin bisa diartikan sebagai DIC LVX = “dicit lux” – suara cahaya. Maklum setan dalam bhs Latin sering diberi nama sebagai Lucifer (Lux Ferre) atau sipembawa cahaya. Dalam istilah astrologi disebut juga sebagai Bintang Fajar atau Venus atau planet ke-enam terbesar dalam tata surya kita.

666 dalam angka Rumawi = DCLXVI atau dalam arti kata lain dalam angka 666 tsb telah dapat merepresentasikan seluruh angka yang terdapat dalam angka Rumawi (D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V = 5, I = 1).

Semua yang buruk dan jahat konon mempunyai kaitannya dengan angka 666 seperti roulet, apabila semua angka di meja roulet dijumlahkan akan menjadi 666. Berzinah itu dosa berat maka dari itu angka 666 dalam bhs Yunani mempresentasikan XES (sex terbalik) atau Χ Ξ Σ (Chi Xi Sigma) sebab dalam bhs Yunani maupun Ibrani abjad mereka itu juga identis dengan angka. Begitu juga dengan nama dari Kaiser Nero dalam bhs Ibrani ini bisa ditulis dengan angka 666 (Neron Kesar). Racun yang mematikan adalah racun 666 = racun Hexachloride yg diambil dari formula kimia C6H6Cl6. Hal inilah yang menyebabkan angka 666 selalu diidentikkan dengan Satanisme atau hal-hal yang berbau pemujaan setan.

Satanic Symbol
Simbol atau lambang klenik (gaib) adalah sarana kekuatan yang digunakan pengikut aliran sesat untuk memohon bantuan kekuatan jahat dalam dunia gaib dan pemujaan setan. Tetapi penggunaannya baru bisa efektif jika dalam bentuk tiga dimensi.

Simbol digunakan orang untuk menarik perhatian kekuatan gelap. Sebagian besar dari kita belum sepenuhnya menyadari kekuatan misterius dari simbol-simbol yang digunakan. Terkadang kita menggunakannya sebagai kalung yang melingkari leher, jadi gelang di pergelangan tangan, atau menyimpannya di dalam kamar. Hati- hati! Simbol-simbol itu sesungguhnya bukan gambar tak bermakna. Tapi ada kekuatan jahat di baliknya.

Waspadalah, di mana pun terdapat pengaruh klenik, simbol-simbol ini pasti digunakan, khususnya yang berhubungan dengan kekuatan jahat. Kuasa kegelapan sudah pasti mengenal simbol-simbol ini dengan mudah. Jadi, bila Anda termasuk salah seorang pemilik simbol-simbol ini dan menggunakannya, kemungkinan besar akan mudah dipengaruhi oleh setan. Inilah beberapa simbol setan:

Ankh

Sepintas lalu simbol ini mirip dengan salib dalam ajaran kaum Nasrani. Tapi tidak. Gambar ini sama sekali tak ada hubungannya dengan salib. Ankh merupakan salah satu simbol kekuatan terdahsyat dari dunia mistik hitam. Bila ditelusuri sejarahnya, Ankh berasal dari mistik Mesir kuno. Pada masa itu Ankh dipergunakan dalam upacara pemujaan RA, dewa matahari Mesir kuno yang diyakini sebagai wujud lain dari setan. Ra juga dianggap sebagai pencipta alam semesta dan disembah oleh orang-orang Mesir kuno. Lingkaran di atas kepala adalah gambaran matahari.

Ankh merupakan simbol reinkarnasi. Namun konsepnya berbeda dengan pengertian ajaran Budha dan Hindu. Dalam ajaran Mesir kuno, Ankh bermakna sebagai keabadian hidup. Syarat utama untuk menggunakan simbol ini, orang-orang Mesir kuno diwajibkan mempersembahkan kesucian para gadis perawan dalam sebuah pesta ritual yang menyeramkan.

Pentagram

Simbol ini sering digunakan oleh para tukang sihir perempuan dalam melakukan prakteknya. Pentagram berhubungan dengan Lucifer dan tukang sihir perempuan percaya bahwa Lucifer berarti “putra sang pagi”. Ada beberapa kebenaran dalam gambaran tentang setan yang dilukiskan sebagai seorang ‘malaikat penerang’ dan merupakan salah satu makhluk terindah yang pernah diciptakan. Karena itu, rasa bangga dan kesombongan telah menguasai diri Lucifer. Karena sifat juga yang membuatnya terpuruk dalam kesesatan.

Jika pentagram ini diputar secara terbalik, bentuknya jadi semacam bintang yang “bertanduk”. Atau bila diamati secara seksama. simbol bintang ini dalam perputarannya seakan-akan membentuk wajah setan. Dan sampai saat ini Pentagram dijadikan sebuah simbol yang dipergunakan seluruh gereja setan di dunia.

Hexagram

 Disebut Hexagram karena berbentuk bintang segi enam. Hexagram sering dipergunakan dalam upacara ritual mistik dalam dunia gaib hitam. Simbol ini harus tersedia ketika memanggil setan secara berulang-ulang selama ritual berlangsung. Kata ‘Hex’ berasal dari lambang ini.

Terdapat sebuah catatan penting yang menyangkut Hexagram yang pernah digunakan pesulap terkenal Cellini. Dulu, ia dan muridnya, Cenci, mencoba menantang setan-setan dari dalam sebuah lingkaran yang telah dilukiskan di atas tanah di Coliseum (stadion besar), kota Romawi.

Kebanyakan para setan memang akan muncul bila diundang, tapi justru kehadiran itu merusak ritual. Tapi Cellini yakin, selama ia dan muridnya berada dalam lingkaran akan aman dari serangan setan. Pada saat itu Cenci mengaku telah melihat lima sosok setan besar berusaha sekuat tenaga untuk menembus lingkaran Hexagram.

Dalam spiritual Cina, I Ching, Hexagam juga dipergunakan dengan kombinasi garis lurus dan garis putus yang berhubungan dengan energi “Yin” dan “Yang”. Hexagram, pada dasarnya sama sekali tidak menunjukkan pengertian yang bisa bikin bulu kuduk berdiri.

Tanduk Unicorn

 Jika uang merupakan sebuah problema, simbol ini diyakini bisa menawarkan bebarapa solusi secara mistik. Pertama kali digunakan para pendeta Druid di Skotlandia dan Irlandia. Biasanya, tanduk Unicorn dipakai dalam upacara ritual untuk meminta bantuan keuangan kepada setan. Nama lain untuk simbol ini adalah “tanduk Italia”, “tongkat sihir peri” atau “tongkat Leprechaun”.

Dalam mitologi Indian, simbol tanduk sering disebut-sebut. Kelihatannya seperti lambang kemaluan lelaki. Bila diamati secara seksama, pada beberapa pakaian, simbol seperti ini tampak melingkari leher si pemakai. Sementara di daratan Eropa, simbol unicorn dianggap berhubungan dengan persoalan seksualitas dan merupakan sebuah simbol kekuatan seks. Legenda Unicorn terdapat dalam kisah-kisah kaum Nasrani, Islam, Cina, dan Indian.

Scarab

 Kata Scarab berasal dari bahasa latin; Scarabaeus Sacer. Ia termasuk salah satu hewan anggota dari keluarga kumbang. Orang-orang Mesir kuno meyakini tipe kumbang jenis ini sebagai sesuatu yang keramat, disucikan dan dijadikan simbol, tanda, atau jimat.

Scarab digunakan dalam upacara ritual untuk memohon hal-hal yang menyesatkan dan kotor. Sedangkan nama lain yang lebih tepat untuk kumbang satu ini adalah “Dung” (maaf, tahi!). Mungkin karena hobinya yang gemar menggali lubang di dekat tumpukan kotoran. Selain untuk tempat bertelur, juga untuk tempat penyimpanan makanan.

Di daerah tropis, bukan hal aneh bila menemukan kumbang kotoran mempermainkan gumpalan kotoran sebesar apel dengan tubuhnya. Menjijikan memang, tapi itu pula sebabnya mengapa para tukang sihir wanita suka menggunakan kumbang dalam praktek-praktek sihirnya.

Mata Horus

Horus adalah sosok dewa yang berhubungan dengan matahari. Ia merupakan putra dari Isis dan Osiris. Mata Horus merupakan simbol mistik dari kekuatan gelap yang bermakna ‘Maha Tahu’ dan ‘Maha Melihat’. Biasanya ia dilukis dalam hieroglips (Tulisan Mesir kuno) di dinding-dinding Piramid.Osiris adalah sang raja sekaligus hakim kematian. Ia suami dan juga abang dari Isis. Ia juga merupakan sosok dewa senior tertinggi dalam kepercayaan Mesir kuno.

Biasanya, Osiris sering digambarkan sebagai figur laki-laki dengan janggut menghiasi dagu dan dibungkus seperti mumi. Di atas kepalanya bertengger sebuah mahkota yang dikenal dengan nama ‘Mahkota Atef’. Biarpun ia pernah mati dalam peperangan, tapi toh ia bisa dihidupkan kembali oleh putranya, Horus. Isis adalah dewi kesuburan dan ibu dari Horus. Selain di Mesir, ia dikenal juga sebagai salah satu dewa dalam legenda-legenda Yunani dan kekaisaran Romawi.

Bulan Sabit

Melengkapi pembahasan Mata Horus, bulan sabit digunakan sebagai simbolisasi dari Isis. Identitas lainnya adalah Diana, sang Ratu Surga. Kitab-kitab kuno mengkisahkan riwayat keturunannya berasal dari cucu Nuh bernama Cush. Ia menikahi seorang perempuan jahat bernama Semiramis yang kelak menjadi ratu Babylonia.

Di dalam dunia mistik sesat, ada beberapa bentuk dari perempuan jahat ini, di antaranya: Venus, Ashtoreth, Diana, Isis. Simbol setan sering dikaitkan dengan persoalan hubungan seks yang tak lazim. Di bawah sinar bintang dan rembulan, upacara ritual ini melibatkan para pengikutnya menikmati seks satu sama lain atas nama setan.

Berhati-hatilah terhadap simbol-simbol ini dan praktek-praktek kesesatan yang mungkin tanpa Anda sadari ada di lingkungan sekitar Anda. Biasanya kelompok aliran sesat selalu menjalankan aktifitasnya dengan cara terselubung dan bersembunyi di balik topeng-topeng ilusi yang membiuskan.

Faham Satanic juga telah menyusup kedalam berbagai aspek yang berkenaan dengan kehidupan manusia di dunia ini.Sebenarnya banyak hal yang telah dijadikan sebagai ajang konspirasi para penganut satanic,baik yang secara terang-terangan maupun yang tersembunyi. Berikut ini adalah contoh-contoh nyata yang telah ada

GEREJA SETAN

Asal mula GS didirikan oleh Anton Szandor La Vey tanggal 30 April 1966, dan GS ini secara terang-terangan diorganisasikan di San Francisco. Sebagai buku panduan umatnya, La Vey menulis sebuah kitab The Satanic Bible tahun 1969.

Meskipun keberadaan para penyembah Setan telah diketahui selama bertahun-tahun, tak seorang pun muncul dan mengakui secara terbuka bahwa mereka adalah penganut Setanisme. Setanisme pertama kali menjadi gerakan yang terbuka dan teratur di tahun 1960-an di Amerika Serikat. Tanggal 30 April 1966, Gereja Setan dibentuk di California. Pendiri gereja aneh ini adalah seorang penganut Setanisme yang bernama Anton Szandor LaVey yang menyatakan dirinya sebagai pendeta tinggi. Dikenal sebagai Paus Hitam, LaVey menulis buku-buku tempat dia merumuskan pandangan-pandangannya mengenai Gereja Setan. Judul buku-buku itu menakutkan: “Kitab Suci Setan, Upacara Setanis, Penyihir Setanis, Buku Catatan Setan dan Setan Berbicara”. LaVey meninggal di tahun 1997. Diperkirakan bahwa Gereja Setan memiliki sekitar 10 ribu anggota di Amerika Utara, dan meskipun banyak menerima tuntutan hukum, kegiatan dan upacaranya terus berjalan.

Sebuah patung Setan, raja iblis telah dibuat dan saat ini berada di Katedral Notre Dame (Paris) berwujud seperti wajah manusia-binatang bertanduk 2 buah dengan posisi bertopang dagu dan di punggungnya terdapat 2 sayap, patung ini terbuat dari batu dan dinamakan patung setan (patung itu pernah dimasukan dalam adegan film Si Bongkok dari Notre Dame).

Organisasi ini menyebut dirinya organisasi pertama di muka bumi dan di sepanjang sejarah yang secara terbuka menyatakan mengabdi kepada penerimaan terhadap fitrah sejati manusia yaitu binatang jasmaniah yang hidup di dalam kosmos yang diresapi dan dimotivasi oleh kekuatan gelap yang kami sebut Setan.

Yang pertama berdiri Gereja Setan adalah Gereja Setan Amerika, kini nama resmi mereka adalah Gereja Setan, nama lain adalah pendusta. Pada tanggal 29 Oktober 1997, Anton La Vey mati. Kemudian GS diwariskan kepada Blanche Barton (pendeta wanita tertinggi) yang juga adalah istrinya dan ibu anak yang ketiga yang bernama Satan Xerces Carnacki La Vey Blanche juga menjabat kepala adiministrasi GS selama 14 tahun terakhir. Semasa hidupnya, Anton La Vey mengangkat banyak anggota Kependetaan Mendes sebagai Pengacara Iblis. Dan kependetaan ini bersama Ordo Trapezoid Dewan Nan Sembilan kini bekerja sama dengan Pendeta Wanita Tinggi Barton untuk memajukan filosofi ikonoklastik yang diracik oleh La Vey.

LAMBANG
Lambang Para pengikut GS umumnya menggunakan lambang 666, pentagram, bintang bersudut 5 terbalik yang bergambar kepala kambing bertanduk dua. Sudut bintang yang menggambarkan tanduk itu bermakna Lucifer, sama tinggi dengan Allah. Tiga sudut di bawah menggambarkan tritunggal iblis, yang di tengah Lucifer, di kiri antiKristus, yang di kanan nabi-nabi palsu.

Kepala kambing merupakan salah satu ciri khas utama penyembah Setan, unsur penyembahan yang menuju kepada pengorbanan kepada Satan Lucifer biasanya menyembelih kambing (umumnya jantan)dan menggunakan darahnya untuk upacara ritual

PENGGUNAAN BARCODE
Barcode atau Kode garis-garis batangan bukan barang baru bagi kebanyakan orang. Hampir di seluruh produk buatan pabrik, bahkan kini di banyak produk rumahan, semuanya mencantumkan kode batangan ini. Kode yang terdiri dari garis-garis dengan ketebalan yang bervariasi oleh banyak kalangan dianggap sebagai sesuatu yang mempermudah pengidentifikasian suatu barang. Barcode ini lahir di Amerika Serikat pada awal tahun 1970-an.

Perkembangan demi perkembangan global ini, membuat kalangan yang sejak awal mencurigai ada misi tersembunyi di balik penggunaan Barcode, semakin yakin dengan kecurigaannya. Mereka kebanyakan berlatar belakang sebagai Simbolog, Penulis, Peneliti, dan Para Pengkaji Agama.

Salah satunya adalah Mary Stewart Relfe, PhD. Perempuan pengusaha sukses dari Montgomerry, AS, yang juga berprofesi sebagai seorang pilot sekaligus instruktur peralatan Multi Engine Instrument Flight, telah menulis dua buah buku best-seller yang menyoroti konspirasi ini. Salah satunya berjudul “666 The New Money System” (1982).

Menurut Stewart, upaya Konspirasi untuk menguasai dunia dalam hal pengidentifikasian dan pengendalian dunia terbagi dalam tiga tahapan : 

  1. Tahap pertama dimulai tahun 1970 yang dijadikan titik awal bagi langkah-langkah ini
  2. Tahap kedua dimulai tahun 1973. Penggunaan Barcode yang awalnya diterapkan pada barang manufaktur, kini mulai diterapkan pada manusia, antara lain lewat nomor kodifikasi Angka Kesejahteraan Sosial (The Social Security Number) yang digabungkan dengan sistem pemberian angka secara universal. Penggabungan dua kodifikasi angka ini menjadi kode-kode batangan (Barcode) yang mirip dengan Barcode pada produk manufaktur yang telah diterapkan tiga tahun sebelumnya.Awalnya diterapkan pada kartu-kartu pintar seperti Credit Card, Debit Card, ID Card, dan sebagainya. Namun pada perkembangannya juga mulai diterapkan pada manusia. Target utama tahap kedua ini adalah pemerintahan, perbankan, dan perusahaan-perusahaan pembuat kartu-kartu pintar (Smart Card).
  3. Tahap ketiga meliputi usaha untuk mengidentifikasikan setiap macam yang ada di dunia ini, baik yang bergerak maupun yang tidak. Semua pengidentifikasian ini berguna untuk mengetahui sisi lemah suatu kelompok, wilayah, bahkan suatu bangsa, yang nantinya bisa dijadikan senjata bagi Konspirasi.

Angka Iblis
Para pengkritisi Barcode berhasil menemukan salah satu rahasia paling vital dari kode-kode batangan ini. Semua Barcode atau yang juga dikenal sebagai Universal Product Code (UPC) Barcode memiliki angka 666 dan 13.



Untuk mengetahuinya, silakan melihat Barcode yang ada di berbagai produk. Perhatikan jumlah angka yang ada di bawah garis-garis batangan. Jumlahnya selalu 13 angka. Angka 6 yang disimbolkan dalam kamus Barcode terdiri dari dua garis tipis saling berhadapan terletak di sisi paling kiri dan paling kanan Barcode, dan satunya lagi garis paling tengah. Ketiga garis yang melambangkan angka 6 ini lebih panjang dibanding garis-garis lainnya.

Jadi, seluruh UPC Barcode yang tersebar di dunia ini memiliki rangka 666.
Stewart meringkas bahaya dari Konspirasi dalam hal Barcode: “Penerapan teknologi Barcode pertama kali dilakukan pada produk barang, disusul kemudian pada kartu, dan akan berubah menjadi sesuatu yang mengerikan dalam masyarakat yang tidak lagi menggunakan uang kontan…

Musik dan Film Satanisme

 Satanisme muncul dalam banyak hal salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces). Film populer seperti : Friday The 13th, The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial The X-Files mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black magic menjadi bagian penting dari film. Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby, film Omen 1976 disebut telah mempopulerkan satanisme.
 
berikut adalah beberapa contoh musik yang berisi satanisme :
  • Lagu dari Ozzy Osbourne “Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar”.
  • Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan.
  • Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan.
  • Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida.dari dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku.
  • Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu.
  • Thn 1992, Red Hot Chilli Peppers saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin berterima kasih pada Setan.
  • Marilyin Manson, salah satu umat GS pada majalah Spin edisi Agustus 1996. Saya berharap dikenang sebagai sosok yang mengakhiri sejarah Kekristenan, Manson tak ragu merobek Injil dan meneriakkan penghinaan terhadap Yesus Kristus.
  • Band-band Black Metal yang secara terang-terangan menggunakan lirik & ritual pemujaan terhadap setan
Semua permasalah diatas sebenarnya sudah di bongkar dalam satu Film Indie buatan dan achnar yang berdurasi kurang lebih 8 jam. Silahkan Anda tonton di Youtube Film yang berjudul The Arrivall atau kunjungi websitenya wakeupproject.com

[ ... ]

Sesungguhnya Agama Islam itu Mudah

Kerap kali manusia mengulang-ulang perkataan ini (yaitu ucapan "Sesungguhnya agama itu mudah"), akan tetapi (sebenarnya) mereka (tidak menginginkan) dengan ucapan itu, untuk tujuan memuji Islam, atau melunakkan hati (orang yang belum mengerti Islam) dan semisalnya. Yang diinginkan mereka adalah pembenaran terhadap perbuatan mereka yang menyelisihi syari'at. Bagi mereka kalimat itu adalah kalimat haq, namun yang diinginkan dengannya adalah sebuah kebatilan.

Ketika salah seorang diantara kita ingin memperbaiki perbuatan yang menyalahi syari'at, orang-orang yang menyalahi (syari'at itu) berhujjah dengan perkataan mereka : "Islam adalah agama yang mudah". Mereka berusaha mengambil keringanan yang sesuai dengan hawa nafsu mereka, dengan sangkaan bahwa mereka telah menegakkan hujjah bagi orang yang menasehati mereka agar mengikuti syariat yang sesuai dengan 

Al-Qur'an dan Sunnah.
Orang-orang yang menyelisihi syariat itu hendaknya mengetahui bahwa Islam adalah agama yang mudah. (Akan tetapi maknanya adalah) dengan mengikuti keringanan-keringanan yang diberikan Allah Jalla Jalaluhu dan RasulNya kepada kita.

Allah Jalla Jalaluhu dan RasulNya telah memberi keringanan bagi kita, ketika kita membutuhkan keringanan itu dan ketika adanya kesulitan dalam mengikuti (melaksanakan perintah) yang sebenarnya.

Asal dari ungkapan " Sesungguhnya agama itu mudah" adalah penggalan kalimat dari hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang diriwayatkan Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Artinya : Sesungguhnya agama itu mudah, dan sekali-kali tidaklah seseorang memperberat agama melainkan akan dikalahkan, dan (dalam beramal) hendaklah pertengahan (yaitu tidak melebihi dan tidak mengurangi), bergembiralah kalian, serta mohonlah pertolongan (didalam ketaatan kepada Allah) dengan amal-amal kalian pada waktu kalian bersemangat dan giat"

Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani menerangkan ungkapan "Sesungguhnya agama itu mudah" dalam kitabnya yang tiada banding (yang bernama) : Fathul Baariy Syarh Shahih Al-Bukhari 1/116. Beliau berkata : "Islam itu adalah agama yang mudah, atau dinamakan agama itu mudah sebagai ungkapan lebih (mudah) dibanding dengan agama-agama sebelumnya. Karena Allah Jalla Jalaluhu mengangkat dari umat ini beban (syariat) yang dipikulkan kepada umat-umat sebelumnya. Contoh yang paling jelas tentang hal ini adalah (dalam masalah taubat), taubatnya umat terdahulu adalah dengan membunuh diri mereka sendiri. Sedangkan taubatnya umat ini adalah dengan meninggalkan (perbuatan dosa) dan berazam (berkemauan kuat) untuk tidak mengulangi.

Kalau kita melihat hadits ini secara teliti, dan melihat kalimat sesudah ungkapan "agama itu mudah", kita dapati Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memberi petunjuk kepada kita bahwa seorang muslim berkewajiban untuk tidak berlebih-lebihan dalam perkara ibadahnya, sehingga (karena berlebih-lebihan) ia akan melampui batas dalam agama, dengan membuat perkara bid'ah yang tidak ada asalnya dalam agama.

Sebagaimana keadaan tiga orang yang ingin membuat perkara baru (dalam agama). Salah seorang di antara mereka berkata : "Saya tidak akan menikahi perempuan", yang lain berkata : "Saya akan berpuasa sepanjang tahun dan tidak berbuka", yang ketiga berkata : "Saya akan shalat malam semalam suntuk". Maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang mereka dari hal itu semua, dan memberi pengarahan kepada mereka agar membaguskan amal mereka semampunya, dan hendaknya dalam mendekatkan diri kepada Allah Jalla Jalaluhu, (beribadah) dengan ibadah yang telah diwajibkan Allah Jalla Jalaluhu kepada mereka.

Dan hendaknya mereka tidak membuat-buat perkara yang tidak ada asalnya dalam agama ini, karena mereka sekali-kali tidak akan mampu (mengamalkannya), (sebagaimana hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam) " Maka sekali-kali tidaklah seseorang memperberat agama melainkan akan dikalahkan".

Maka ungkapan "Agama itu mudah" maknanya adalah : "Bahwa agama yang Allah Jalla Jalaluhu turunkan ini semuanya mudah dalam hukum-hukum, syariat-syariatnya". Dan kalaulah perkara (agama) diserahkan kepada manusia untuk membuatnya, niscaya seorangpun tidak akan mampu beribadah kepada Allah Jalla Jalaluhu.
Maka jika orang-orang yang menyelisihi syariat tidak mendapatkan "kekhususan" (tidak mendapat celah sebagai pembenaran atas perbuatan mereka) dengan hadits diatas, mereka akan lari kepada hadits-hadits lain, yang dengannya mereka berhujjah bagi perbuatan mereka yang menggampang-gampangkan dalam perkara agama.

Diantara hadits-hadits yang mereka jadikan alasan dalam masalah ini, adalah sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
"Artinya : Sesungguhnya Allah menyukai keringanan-keringanannya diambil sebagaimana Dia membenci kemaksiatannya didatangi/dikerjakan"
Dalam riwayat lain.
"Artinya : Sebagaimana Allah menyukai kewajiban-kewajibannya didatangi"
Hadits lain adalah sabda nabi :
"Artinya : Mudahkanlah, janganlah mempersulit dan membikin manusia lari (dari kebenaran) dan saling membantulah (dalam melaksanakan tugas) dan jangan berselisih" [Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim]
Hadits yang ketiga.
"Artinya : Mudahkanlah, janganlah mempersulit, dan berikanlah kabar gembira dan janganlah membikin manusia lari (dari kebenaran)".

Adapun hadits yang pertama, wajib bagi kita untuk mengetahui bahwa keringanan-keringanan dalam agama Islam banyak sekali, diantaranya : berbukanya musafir ketika bepergian, orang yang tertinggal dalam shalat boleh mengqadha (mengganti), orang yang tertidur atau lupa boleh mengqadha shalat, orang yang tidak mendapatkan binatang sembelihan dalam haji tamattu boleh berpuasa, tayamum sebagai ganti wudhu ketika tidak ada air atau ketika tidak mampu untuk berwudhu ... dan lainnya diantara keringanan yang banyak tidak diamalkan kecuali jika terdapat kesulitan dalam melaksanakan perintah yang sebenarnya.

Dan perlu kita perhatikan, bahwa keringanan-keringanan ini adalah syari'at Allah Jalla Jalaluhu dan sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam (dengan izin Allah Jalla Jalaluhu). Dan tidak diperbolehkan seorang muslim manapun, untuk mendatangkan (mengada-ada) keringanan (dalam masalah agama) tanpa dalil, karena hal ini adalah termasuk mengadakan perkara baru dalam agama yang tidak berdasar.

Dan perhatikanlah wahai saudaraku sesama muslim (surat Al-Baqarah ayat 185), yang menceritakan tentang puasa dan keringanan berbuka bagi orang yang sakit atau bepergian, lalu firman Allah Jalla Jalaluhu sesudah ayat itu.
"Artinya : Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu" [Al-Baqarah : 185]

Makna ini menerangkan makna mudah (menurut Allah Jalla Jalaluhu), yang maknanya adalah keringanan itu datangnya dari sisi Allah saja, tiada sekutu bagiNya. Atau (keringanan itu) dari syariat Rasulullah Shallallahju 'alaihi wa sallam dengan wahyu dari Allah Jalla Jalaluhu. Ayat ini juga menerangkan bahwa makna mudah itu dengan mengikuti hukum Allah Jalla Jalaluhu (yang tiada sekutu bagiNya) dan mengikuti syariatNya. Inilah yang bekenaan dengan hadits yang pertama tadi.

Adapun hadits yang kedua dan tiga, maka pengambilan dalil yang dilakukan oleh orang-orang yang mengikuti hawa nafsu serta menyelisihi syariat (dengan kedua hadits itu) adalah batil, dan termasuk merubah sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dari makna yang sebenarnya, dan keluar dari makna yang dimaksud.

Tafsir kedua hadits yang lalu berhubungan dengan para da'i yang menyeru kepada agama Islam. Dalam kedua hadits itu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam memantapkan kaidah penting dari kaidah-kaidah dasar dakwah kepada Allah Jalla Jalaluhu, yaitu berdakwah dengan lemah lembut dan tidak kasar. Maka dakwah para dai yang sepatutnya disampaikan pertama kali kepada orang-orang kafir adalah Syahadat, lalu Shalat, Puasa , Zakat. Kemudian (hendaknya) mereka menjelaskan kepada manusia tentang sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu menerangkan amal perbuatan yang wajib, yang sunnah dan yang makruh. Jika melihat suatu kesalahan yang disebabkan karena kebodohan atau lupa, maka hendaklah bersabar dan mendakwahi manusia dengan penuh kasih sayang dan kelembutan serta tidak kasar. Allah Jalla Jalaluhu berfirman.
"Artinya : Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu" [Ali Imran : 159]
Sesudah memahami hadits-hadits itu, dan penjelasan makna keringanan dan kemudahan. Maka saya berkata kepada orang-orang yang merubah dan mengganti makna-makna hadits-hadits tersebut (karena ingin mengenyangkan hawa nafsu mereka dengan perbuatan itu) :

"Bertaqwalah kepada Allah Jalla Jalaluhu dan ikutilah apa yang diperintahkan kepada kalian, dan jauhilah laranganNya, dan tahanlah (diri kalian) dari merubah sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, dan takutilah suatu hari yang kalian dikembalikan kepada Allah Jalla Jalaluhu lalu setiap jiwa akan disempurnakan dengan apa yang ia usahakan. Dan takutlah kalian jangan sampai diharamkan dari mendatangi telaga Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam lantaran kalian mengganti agama Allah Jalla Jalaluhu dan merubah sunnah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam".

Saya mengharapkan dari Allah Jalla Jalaluhu yang Maha Hidup dan Maha Berdiri sendiri agar memberi petunjuk kepada kita dan kaum muslimin seluruhnya untuk mengikuti Al-Qur'an dan Sunnah NabiNya, dan agar Allah Jalla Jalaluhu mengajarkan kepada kita ilmu yang bermanfaat, dan memberi manfaat dari apa yang Dia ajarkan, serta memelihara kita dari kejahatan perbuatan bid'ah dan penyelewengan, serta kejahatan mengubah dan mengganti (syariat Allah).

--------------------------------------------------------------------------------

Disalin dari Majalah : Al Ashalah edisi 15-16 hal 33-35, diterjemahkan oleh Majalah Adz-Dzkhiirah Al-Islamiyah Edisi : Th. I/No. 03/Dzulhijjah 1423/Februari 2003, hal 5 -6.Terbitan Ma'had Ali Al-Irsyad Surabaya
[ ... ]

Bila Ulama Bicara Tentang Cinta


Kebalikan dari apa yang digambarkan sebagian orang, banyak sekali ditemukan para ulama Islam yang menulis tentang cinta, di antara yang terpenting adalah nama-nama sebagai berikut seperti Imam Muhammad bin Daud Azh-Zhahiri (296 H) yang mengarang buku tentang tema tersebut dengan judul Az Zahrah, Muhammad bin Ja’far al Kharaithi (327 H) dengan I’tilal Al Qalb, Imam Ibnu Hazm dengan Thauq Al Hamamah, Imam Ibnu Jauzi dengan Dzammul Hawa, Imam Ibnu Qoyyim Aljauziyah (756 H) dengan Raudhatul Muhibbin wa Nuzhatul Musytaqin, Imam Mukhallati Ibnu Qalij (762 H) dengan Al Wadhih Al Mubin fi Dzikri man Isytasyhada minal Muhibbin”, dan Imam Mara’i bin Yusuf (1033 H) dengan Muniatul Muhibbin wa bughyatul ‘Asyiqin..; Berikut ini pendapat sebagian mereka:

1. Cinta Menurut Imam Muhammad Ibnu Daud
Imam Muhammad Ibnu Daud berkata, “Kami telah menuturkan beberapa pendapat penyair mengenai cinta bahwa cinta pada mulanya terjadi dari penglihatan dan pendengaran. Kemudian bila Allah menghendaki kita dibuat untuk dapat selalu mengingat-ingat apa yang mungkin diakibatkan oleh pendengaran dan penglihatan. Lantas kenapa bisa terjadi cinta dan bagaimana? Bagi orang awam keberadaan cinta tidak terlalu menjadi perhatian mereka, sedangkan bagi orang-orang yang ahli mereka selalu mempertanyakan sebab-musababnya.

Seorang penyair berkata: Aku membawa segunung cinta untukmu Sedang aku sesungguhnya tidak mampu membawa jubah dan aku begitu lemah Cinta bukanlah bagian dari kebaikan dan tenggang rasa Akan tetapi cinta adalah sesuatu yang karenanya jiwa terbebani dengan beban yang berat.

Sedang Imam berpendapat bahwa cinta yang hakiki adalah, “Tidak berpikir untuk mencintai selain kekasihnya dan tidak mengharap ketenangan kecuali dari orang yang telah menyiksanya,” Ia juga berkata, “Jika seorang kekasih bersabar dengan ujian dari kekasihnya (kalimat ini ditujukan kepada pengorbanan cinta untuk menggambarkan seberapa jauh cintanya), maka hal yang demikian itu adalah sebuah keberuntungan yang besar dan kesadaran yang agung. Bagaimana tidak, jika sepasang kekasih yang hatinya bersih yang dimulai dengan penyamaan karekter (maksudnya penyesuaian rohani) kemudian harus berhadapan dengan batasan-batasan dari etika agama (maksudnya kepantangan pencinta dari apa yang bisa menodai cinta mereka berdua) lalu diuji dengan menjalani serangkaian uji coba, maka sepasang kekasih akan sampai pada keadaan dimana harapan terdekatnya akan menjadi sebuah kenyataan.”

2. Cinta Menurut Ibnu Hazm
Imam Ibnu Hazm berkata, “Cinta adalah sesuatu yang permulaannya seperti sebuah senda gurau dan akhirnya adalah merupakan keseriusan. Karena keagungannya, arti cinta sangat rumit untuk digambarkan, maka engkau tidak akan dapat menemukan hakikatnya kecuali dengan pengorbanan (perhatikan teori filsafat dalam kalimat ini, kalimat ini tidak membuka kemungkinan kalau cinta dapat ditemukan hakikatnya oleh orang yang tidak pernah mengalaminya, oleh karena itu tidak boleh bagi orang tersebut untuk memberikan keputusan hukum tentang cinta). Sementara orang-orang telah berbeda pandangan mengenai hakikat cinta yang sebenarnya, mereka berkata kesana-kemari. Menurut pendapat saya, cinta adalah pertautan antar bagian-bagian jiwa yang terbagi pada asal unsurnya yang luhur. Kita pun telah tahu bahwa rahasia mengenai percampuran dan perbedaan pada segala penciptaan sesungguhnya adalah suatu pertemuan dan pemisahan unsur-unsur yang terdapat dalam jiwa dan raga.

Ibnu Hazm mengatakan bahwa sesuatu akan saling tarik menarik dengan persamaannya. Kemudian persesuaian yang ia maksudkan bukanlah persesuaian dalam bentuk etika, akan tetapi mengecualikan dari semua itu pada sebuah cinta yang sejati, yang mantap bersemayam dalam jiwa. Menurutnya sambil memberikan tekanan terhadap perkataannya – cinta itu adalah cinta yang tidak akan hilang kecuali dengan datangnya ajal.

Selanjutnya Imam Ibnu Hazm berkata, “Dengan demikian, adalah benar adanya jika sesungguhnya cinta adalah kesepakatan rohani dan pencampuran jiwa.” Ada seseorang yang mengatakan, ‘Jika memang demikian maka cinta antara sepasang kekasih itu adalah hal yang sama seimbang, karena kedua bagian saling berhubungan satu sama lain dan keberuntungan mereka berdua pun adalah satu.’ Artinya bahwa disana ada semacam sanggahan yang mengatakan, bahwa mereka yang saling mencintai tidak sama tingkat kecintaan mereka satu sama lain.”

Dapat kita katakan bahwa memang sanggahan ini dapat dibenarkan, akan tetapi jiwa seseorang yang tidak mencintai orang yang mencintainya bagaikan orang yang pada berbagai arah dikelilingi dengan berbagai masalah yang membuat hatinya tertutup dan penutup yang melingkupinya itu berasal dari karakter-karakter yang bersifat duniawi. Jika sebuah cinta itu bersih atau telah mampu keluar dari berbagai ketergantugan dunia, maka akan dirasakan kesetaraan berhubungan dan percintaan.

Jiwa seorang pencinta yang tidak disibukkan dengan kepentingan duniawi yang menghalanginya untuk mencintai orang yang dicintai, sebenarnya ia tahu tempat dimana mereka dapat saling berbagi dalam kedekatan (maksudnya, tempat dimana mereka saling berbagi dalam sebuah kasih sayang). Ia akan senantiasa berusaha, bertekad, mencari dan bersemangat untuk bertemu, dan ia akan selalu tertarik kepada tempat dimana mereka berdua dapat saling berbagi, hingga kalau mungkin digambarkan seperti layaknya daya tarik magnet dengan besi yang mempunyai kekuatan saling tarik yang begitu kuat.

Maka kekuatan esensi magnetis yang bertemu dengan kekuatan esensi besi, baik dari kekuatan yang dimilikinya ataupun kemurniannya, tidak akan bisa berhasil mencapai tujuan untuk membuat sebuah besi bisa menjadi bagian dari terbentuknya dan masuk dalam unsurnya (artinya, bahwa kekuatan magnetis tidak akan menjadikan magnet tersebut berubah fungsi menjadi sebuah besi meskipun ia termasuk dalam jenisnya). Demikian halnya dengan tenaga besi (karena memiliki kekuatan tersendiri) ia bermaksud untuk menjadikan dirinya seperti sebuah magnet, karena sebuah pergerakan selamanya terjadi dari sesuatu yang lebih kuat (artinya, yang lebih kuat dalam mencintai itulah yang akan bergerak kepada orang yang dicintainya).

Seperti api yang timbul karena gesekan batu, ia tidak akan menampakkan kekuatan api saat bersentuhan kecuali setelah digesekkan (artinya pergesekan yang kuat antara dua batu hingga muncul suatu percikan api darinya). Jika hal itu tidak terjadi maka api itu akan tetap tersembunyi dalam batu itu, tidak terlihat dan tidak pula tampak.

Termasuk dalil dari hal ini juga adalah bahwa engkau tidak akan menemukan dua orang yang saling mencintai, kecuali memang diantara mereka berdua saling membangun dan memiliki kesamaan sifat dan karakter (artinya sifat internal dalam pembentukan mereka berdua secara psikologis), meski cuma sedikit dari sifat-sifat internal mereka. Hal ini merupakan suatu keharusan, walaupun masih dalam kadar yang minim. Ketika ditemukan banyak sekali kemiripan maka akan bertambahlah kesamaan dan semakin kuat rasa sayang. Atau ketika antara sifat mereka berdua semakin hari semakin menemukan kesamaan secara psikologis, maka akan bertambahlah kedekatan dan kadar kekuatan kasih sayang antara mereka. Rasulullah bersabda,

“Ruh-ruh adalah seperti layaknya tentara yang disiagakan, jika terjalin pengertian maka akan terjadi kekompakan, sedang jika terjadi pengingkaran maka akan tercerai berai.”

Jika teori Imam Ibnu Hazm hanya berhenti sampai batas penafsirannya yang berhubungan dengan ruh-ruh para pecinta dengan sebuah persesuaian yang ada dalam jati diri mereka masing-masing, maka hal ini dipandang telah mampu untuk mendapatkan banyak sekali ketenangan secara teoritis dan juga hal itu sangat dekat dengan teks-teks (Nash Al Qur’an atau Hadits) yang dibuat sebagai argumen.

Sedangkan sebuah cerita yang mengatakan bahwa sebuah bagian sebenarnya telah bertemu dengan bagian yang lain sebelum kemunculannya dalam dunia nyata, adalah suatu perkara yang tidak berdasar sama sekali dan tidak ada dalilnya baik secara naqli maupun aqli. Perkara seperti ini adalah perkara keyakinan yang mengharuskan adanya dalil dari teks agama. Kemudian Imam Ibnu Hazm berkata, ”Sedang kenyataan yang selalu saja meletakkan cinta pada bentuk yang indah dalam banyak hal (artinya cerita bahwa cinta senantiasa terdapat dalam tampilan yang indah), pada dasarnya adalah karena jiwa yang baik akan terpesona dengan segala sesuatu yang baik dan akan condong kepada tampilan yang sempurna, maka jika ia melihat bagian dari dirinya ada pada orang lain, maka hatinya pun akan tertancap disana. Demikian juga jika jiwa dapat melihat bahwa dibalik kecantikan terdapat sesuatu yang sesuai dengan bentuk jiwanya dan karakter kejiwaannya, maka jiwa itu akan tertaut dan membenarkan cinta yang sesungguhnya.

Namun jika di balik kecantikan itu ia tidak menemukan sesuatu yang sesuai dengan jiwanya, maka cintanya tidak akan melewati batas cinta yang sejati atau hanya sebatas sebuah gambar. Inilah yang dinamakan syahwat. Artinya jika memang di balik kecantikan orang lain tidak didapati sesuatu yang sesuai dengan sifat-sifat kejiwaan seseorang, maka rasa cinta yang timbul hanya sebatas rasa cinta terhadap kecantikan luar, oleh karena itu hubungannya hanya sekedar ketertarikan seksual dan bukan sebuah cinta.

3. Cinta menurut Imam Ibnu Jauzi
Menurut Imam Ibnu Jauzi, cinta adalah kecondongan jiwa yang sangat kuat kepada satu bentuk yang sesuai dengan tabiatnya, maka jika pemikiran jiwa itu kuat mengarah kesana, ia akan selalu mengharapkannya. Oleh karena itu pula, biasanya penyakit baru akan selalu muncul bagi orang yang sedang jatuh cinta.

Beliau berpendapat sebagaimana pendapat pendahulunya dalam teori kecocokan, “Para ahli di bidang ilmu hikmah telah mengatakan bahwa cinta tidak akan terjadi kecuali bagi yang memiliki kesamaan dan cinta itu berkurang atau bertambah sesuai dengan kadar kecocokan. Beliau berargumen dengan hadits Rasulullah r , “Ruh-ruh adalah layaknya tentara perang yang disiagakan, jika tercipta suasana saling pengertian maka akan terjadi kekompakan dan jika saling penyalahan maka akan hancur porak poranda.”

Maka ketika ada orang yang mengatakan, “Jika memang penyebab cinta adalah adanya kesamaan watak antara dua pribadi yang berbeda, maka bagaimana bisa terjadi seseorang mencintai si A sementara si A sendiri tidak mencintainya? Jawabannya adalah, karena dalam tabiat orang yang dicintai terdapat kecocokan dengan tabiat orang yang sedang jatuh cinta itu, sedang tabiat seorang yangjatuh cinta itu tidak sesuai dengan apa yang menjadi kecenderungan orang yang dicintai.

Jika memang sebab-sebab cinta adalah kecocokan, baik dalam watak ataupun dalam tabiat, maka tidak benar perkataan orang yang mengatakan, “sesungguhnya cinta tidak akan terjadi kecuali karena sesuatu yang dianggap baik, dan bagaimana pun adanya, cinta tetap karena adanya satu kesempatan dan kemauan, kemudian terkadang perkara itu baik menurut seseorang dan tidak baik menurut yang lain.Namun memang perasaan cinta dapat semakin menguat dengan selalu melihat dan banyak bertemu serta banyak ngobrol, bila dari hal-hal yang semacam ini kemudian dibarengi dengan pelukan dan ciuman maka akan sempurna segala dominasi cinta.

4. Cinta Menurut Imam Ibnu Qoyim
Faktor “pendorong” dalam masalah cinta terkadang yang dimaksudkan adalah “perasaan” yang diikuti kehendak dan ketertarikan. Hal ini ada dalam diri seorang yang sedang jatuh cinta, terkadang dimaksudkan juga sebagai “sebab” yang karenanya dapat ditemukan cinta dan perasaan bergantung dengannya.

Sedangkan bagi kami yang dimaksud dengan pendorong cinta disini adalah kumpulan dari dua perkara; yaitu apa yang dimiliki oleh orang yang dicintai (keadaan kekasih) dari sifat-sifat yang mendorong untuk mencintainya dan apa yang dimiliki orang yang mencintai (keadaan pencinta) dari perasaan dan kecocokan yang ia rasakan, yang mana hal itu dapat menjadi penghubung di antara mereka berdua.

Maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu, sifat-sifat orang yang dicintai dan kecantikannya, perasaan ornag yang mencintai dan kesempatan yang dimiliki untuk dapat mencintai orang yang dicintainya. Jika ketiga hal ini kuat dan sudah terlengkapi, maka rasa cinta akan menjadi semakin kuat dan kominan. Demikian juga bahwa kuat dan lemahnya kecintaan seseorang sesuai dengan lemahnya tiga hal ini. Maka ketika sang kekasih sangat cantik dan (apresiasi) perasaan pencinta atas kecantikannya juga dicurahkan dengan sepenuhmya, lalu kesempatan yang ada di antara dua jiwa juga kuat, maka itu merupakan cinta yang kekal dan abadi. Terkadang kecantikan itu sendiri akan berkurang, tetapi hal itu di mata seorang yang mencintai akan tampak sempurna, maka ciptakanlah suatu kekuatan cinta sesuai dengan kecantikan yang ada. Karena cinta kita kepada sesuatu akan membuat buta dan tuli, maka seorang pecinta tidak melihat siapapun yang lebih cantik selain kekasihnya.

Terkadang kecantikan sudah memenuhi syarat, akan tetapi karena kurangnya rasa apresiasi maka akhirnya mengurangi rasa cinta. Jika keadaan semacam ini terjadi ditambah lagi di antara keduanya tidak memiliki kesempatan untuk berkomunikasi, maka cinta tidak akan bisa menguasai dan bahkan kadang tidak terjadi sama sekali. Karena sesungguhnya yang disebut kesesuaian antara jiwa-jiwa adalah bagian dari sebab-sebab terkuat dari sebuah rasa cinta.

Setiap orang akan mencurahkan sesuatu kepada seseorang yang sesuai dengannya. Kesesuaian ini (sesuatu yang bisa mendekatkan antara mereka), jika memang ada, maka kadang kala bisa merupakan sesuatu yang asli dari asal kejadian (yang berhubungan dengan diri sendiri) dan terkadang juga ada yang bersifat baru yang muncul karena adanya kedekatan.

Persesuaian yang asli adalah kesamaan akhlak dan ruh-ruh serta condongnya setiap jiwa kepada apa yang sesuai dengannya. Maka kesamaan sesuatu akan membuatnya saling mendorong, dan dua jiwa yang bersesuaian bentuk dalam asal penciptaannya akan saling menarik satu sama lain. Terkadang ketertarikan terjadi secara khusus, hal ini tidaklah logis dan juga menariknya besi terhadap magnet. Walau tidak diragukan lagi bahwa terjadinya kenyataan seperti ini di antara jiwa-jiwa memang lebih berharga daripada apabila hanya terjadi pada benda-benda mati.

Kenyataan inilah yang membuat sebagian orang berkata, “sesungguhnya cinta tidak tergantung kepada keindahan atau kecantikan dan tidak dapat pula dipastikan. Jika tidak ada dua hal itu tidak akan terjadi cinta, akan tetapi cinta adalah terbentuknya jiwa dan peleburannya dalam karakter makhluk.” Ada sebagian orang yang berkata kepada kekasihnya, “Kutemukan di dalam dirimu hakikat jiwaku dan engkau membangunnya dalam setiap keadaan maka engkau tumbuhkan jiwaku di dirimu dan sesungguhnya identitasmu adalah diriku.”

Jika cinta yang timbul disebabkan kesamaan dan kecocokan telah tertancap dan memiliki tempat khusus di hati dan tidak dapat dihilangkan kecuali dengan adanya halangan yang lebih kuat dari sebab yang ada, maka cinta itu adalah cinta yang sejati. Namun jika tidak disebabkan dengan kesesuaian bentuk (keserupaan antara mereka dalam sifat intern), maka itu adalah cinta karena maksud tertentu yang akan hilang dengan hilang dan lenyapnya maksud tersebut. Maka jika seorang yang mencintai dirimu karena sesuatu, maka cinta itu akan hilang ketika sesuatu itu hilang.

Dorongan cinta yang seperti itu (jika maksud tertentu itu ada di pihak pecinta) tidak akan bertahan lama dan jika ada di pihak orang yang dicintai pun, maka cintanya akan cepat sekali luntur dan berpindah. Cinta akan hilan seiring dengan hilangnya maksud, karena sesungguhnya cinta itu menuntut persesuaian dan kecocokan.

Imam Ahmad bin Hambal dalam kitab musnadnya telah meriwayatkan sebuah hadits dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa ada seorang perempuan yang bertemu seorang Quraisy kemudian orang-orang menertawainya. Perempuan itu datang ke Madinah dan singgah pada seorang perempuan yang menjadi bahan tertawaan orang dan Rasulullah r berkata, “Ruh-ruh adalah seperti tentara yang disiapkan maka jika saling mengenal dengan baik ia akan kompak dan bilamana ia dikhianati maka akan rusak keadaannya.”

Jika engkau amati, niscaya engkau hampir tidak menemukan dua orang yang kasmaran kecuali memang di antara mereka ada kesesuaian dan kesepakatan dalam pekerjaan, keadaan atau ada maksud tertentu, maka jika tampak muncul perbedaan maksud dan sifat, perbuatan dan tata cara, pada yang semacam itu tidak akan berarti lain kecuali hanya bagaikan sepenggal cerita dan akan tercipta jarak yang jauh dalam hati mereka.

Imam Ibnu Qoyyim banyak menyebutkan pendapat Imam Ibnu Hazm dalam menentang orang-orang yang mengatakan bahwa kenyataan ternyata berbeda dengan bukti yang tampak dan yang harus menjadi konsekuensi pendapatnya. Beliau menyatakan bahwa ketika seseorang mencintai orang lain sampai orang lain itu dapat mencintainya, maka mereka berdua akan saling membantu dalam kecintaan. Ini adalah pendapat yang telah kita tuturkan dalam tema teori Imam Ibnu Hazm.

Kemudian beliau memaparkan teori kekaisaran Yunani tentang cinta dan ia menjadikan teori tersebut sebagai sasaran penentangannya. Ia berkata, “Terdapat sebuah golongan yang mencoba menjawab bahwa ruh-ruh diciptakan menyerupai bentuk bola kemudian dibagi dua, dimana dua ruh itu pada akhirnya saling bertemu dan berdampingan, lalu akan membentuk keharmonisan dan kasih sayang di alam ini. Jika terpisah-pisah, pandangan yang salah kaprah yang diletakkan oleh orang-orang dahulu, yang menduga bahwa ruh (arwah) ada sebelum adanya jasad atau tubuh dan mereka saling berkenalan dan berdampingan di alamnya.

Sudah jelas bahwa jawaban seperti ini tentu salah, akan tetapi benar sebagaimana ditunjukkan oleh syara’ dan akal bahwa ruh-ruh diciptakan bersama dengan jasad dan selama 4 bulan ia masih berupa Nutfah hingga memasuki bulan ke-5. inilah awal terjadinya ruh di dalam tubuh. Siapa pun yang mengatakan bahwa ruh telah diciptakan sebelum itu, sesungguhnya dia telah mengada-ada. Lebih buruk dari pendapat ini adalah pendapat orang yang mengatakan bahwa ruh adalah sesuatu yang memang sudah ada sejak mula, atau orang yang memilih tidak berpendapat dalam masalah ini.

Akan tetapi yang benar dalam menjawab masalah ini adalah bahwa cinta sebagaimana disebutkan dimuka terbagi dalam dua bagian: Pertama, cinta yang bersifat aksidental atau tidak esensial yang didalamnya terdapat maksud tertentu. Cinta yang seperti ini tidak mengharuskan terjadinya persekutuan dalam jiwa atau ruh, akan tetapi bisa juga dibarengi dengan kebencian orang yang dicintai dan kejengkelannya terhadap orang yang mencintainya. Selain memang orang yang melakukan hal ini memiliki maksud tertentu sesuai keinginannya, maka orang ini mencintai sesuai apa yang menjadi targetnya. Sebagaimana hal ini banyak terjadi pada semua orang, baik lelaki atau pun perempuan yang masing-masing memiliki maksud tertentu dengan pasangannya. Seperti seorang lelaki yang hanya menginginkan kecantikannya dan bagi perempuan hanya menginginkan hartanya, atau hasrat mereka berdua hanya sebatas nafsu semata.

Sedang yang kedua adalah cinta yang bersifat rohani, dimana sebabnya adalah kecocokan antara dua jiwa. Perasaan seperti ini tidak akan terjadi kecuali tumbuh dari dua arah yaitu dari pihak laki-laki atau pun wanita sebagaimana lazimnya. Maka seandainya seorang kekasih ingin mencari atau menyelidiki kebenaran rasa cinta yang ada di hati kekasihnya, maka dia akan temukan beraneka ragam jawaban; ada yang rasa cinta kekasihnya itu sepadan dengan cintanya, ada yang lebih kecil rasa cintanya, bahkan ada juga yang rasa cinta kekasihnya melebihi rasa cintanya (lihat kajian yang dilakukan Imam Ibnu Qoyim dan pendahulunya Imam Ibnu Hazm mengenai masalah kepastian cinta seorang yang dicintai kepada orang yang mencintai dan juga faktor pendorongnya).

Kemudian, kapankah kira-kira kecantikan fisik juga menjamin kecantikan akhlak dan tabiat? Ada beberapa sifat yang justru lebih kuat mendorong timbulnya rasa cinta. Dorongan atau faktor yang menyebabkan cinta dari seorang yang mencintai ada empat perkara: Pertama, dengan cara melihat. Melihat itu sendiri mempunyai beberapa cara, ada yang dengan mata kepala dan ada yang dengan menggunakan hati. Banyak sekali orang yang mencintai dan terhanyut di dalam cintanya sedang dia sendiri belum melihatnya, tetapi hanya sekedar mendapat gambaran atau cerita. Karena itu Rasulullah melarang kepada wanita untuk mensifati salah seorang wanita kepada suaminya hingga seolah suaminya dapat melihat wanita yang diceritakannya itu dengan nyata. Kedua, nilai positif. Jika dalam penglihatannya tidak membekas sesuatu yang bernilai positif dan baik, maka rasa cinta tidak akan timbul. Ketiga, selalu memikirkan kepada apa yang dilihat dan suara hatinya, maka jika pemikirannya terdesak oleh perkara lain yang lebih penting dari itu, kemungkinan besar cinta itu tidak akan tertambat meskipun getar dan godaan itu tidak bisa dihilangkan secara keseluruhan (artinya tetap tersisakan dari cintanya itu). Namun jika seseorang telah melihat, menilai positif, memikirkan dan mengharap, maka berkobarlah bara api cinta di hatinya.

Di sela-sela konteks penjelasan Imam Ibnu Qoyyim terhadap teorinya tentang cinta, dihadirkan pula disana masalah pengaruh bersetubuh (yang dimaksudkan di situ adalah pengaruh seksual pada batas tertentu), apakah akan mematikan cinta atau bahkan menambah cinta?

Setelah beliau menghadirkan dua pendapat yang saling bertentangan dalam masalah tersebut, beliau berkata, “Bersetubuh yang haram dapat merusak cinta. Secara otomatis cinta antara pasangan itu akan berakhir menjadi permusuhan dan saling benci sebagaimana telah disaksikan, karena semua cinta yang bukan karena Allah U akan berakhir dengan kebencian dan kejengkelan.” Namun jika dibandingkan dengan sesuatu yang termasuk sebagai dosa besar, hal ini adalah permusuhan di antara permusuhan yang terbesar sebagaimana firman Allah ,

“Teman-teman akrab (yang berdua-duaan sendiri) pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (Az-Zukhruf : 67)

sedangakan jima’ yang dihalalkan merupakan sesuatu yang dapat menambah rasa cinta jika sesuai dengan harapan orang yang mencintai itu. Sesungguhnya ketika dirasakan kenikmatan jima’ itu, maka akan membuatnya merasakan kenikmatan lain yang dapat menambah rasa cintanya.

Diambil dari buku : “Cinta Dalam Perspektif Islam, Revolusi Melawan Paham Materialisme”, karya Muhammad Ibrahim Mabrouk.
[ ... ]